Rabu, 13 Maret 2019

ASIAN STRUCTURE INVESTMENT BANK


ASIAN STRUCTURE INVESTMENT BANK

  • Merupakan sebuah bentuk Multilateral Development Bank yang memiliki tujuan untuk meningkatkan sosial dan pendapatan ekonomik di Asia.
  • AIIB mulai aktif pada tanggal 16 Januari 2016 dengan headquarter di Beijing China dan sekarang telah memiliki 93 negara anggota yang di setujui.
  • AIIB Berfokus pada pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan sektor produktif lainnya di Asia dan sekitarnya, serta bertujuan untuk menyatukan masyarakat dunia, juga layanan dan pasar yang seiring waktu akan berdampak pada kehidupan miliaran orang dan membangun masa depan yang lebih baik.
Study Case

AIIB dan Proyek Jalur Sutra

Jalur Sutra adalah jaringan rute perdagangan yang membentang sepanjang ribuan kilometer di benua Asia, di mana Jalur ini di tujukan untuk menghubungkan peradaban Barat dan Timur serta menjadi sarana transmisi kebudayaan penting di dunia sejak berabad-abad yang lampau. AIIB berperan untuk melancarkan proyek ini dengan memberikan dana kepada negara China agar proyek ini berjalan lancar. Salah dorongan kuat dari aktivasi Jalur Sutra adalah menumbuhkan perdagangan global. Daerah dalam negeri China juga diharapkan mendapat manfaat, terutama daerah perbatasan di bagian barat, seperti Xinjiang. Manfaat ekonomi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, mungkin akan bangkit signifikan dengan hadirnya Jalur Sutra.

Menurut Credit Suisse, hadirnya Jalur Sutra akan membuat 62 negara meraih total investasi hingga 500 miliar dollar AS dalam lima tahun ke depan. Dari estimasi itu, sebagian besar investasi tersalur ke India, Pakistan, Indonesia, Filipina, Iran, Rusia, dan Mesir.


Menjelang KTT Jalur Sutra pada Mei lalu, China Development Bank telah menyiapkan hampir 900 miliar dollar AS untuk lebih dari 900 proyek. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), yang diluncurkan pada Januari 2016, juga menyiapkan modal dasar sebesar 100 miliar dollar AS. Presiden AIIB Jin Liquin memastikan bahwa pihaknya siap mendukung proyek One Belt One Road, asalkan tiga syarat telah terpenuhi. Syarat itu adalah kepastian Jalur Sutra akan mendorong pertumbuhan ekonomi, diterima masyarakat luas, dan mematuhi undang-undang lingkungan.

Sabtu, 09 Maret 2019

United Nation Office for South South Cooperation (UNOSSC) - Goals number 5 Gender Equality

United Nation Office for South South Cooperation (UNOSSC)

Praktek dan Keberhasilan KSS dan Kerjasama Triangular pada Tujuan SDGs yang ke-5 yaitu Gender Equality

Gender Equality

  • Regional Cooperation as an effective tool in advancing gender equality
  • Family bank in Sudan
  • Gender Equality : Innovations and Potential in Trilateral SSC
  • Niger Husband School
  • Transformative Financing for Gender Equality and Womens Empowerment

Contoh Kasus : Niger Husband Schools

Tantangan Terhadap Kasus

Nigeria memiliki angka kesuburan tertinggi di dunia dan juga angka kematian ibu yang tinggi, di mana ada penurunan kematian serta angka hidup yang semula 648 Keatian pada tahun 2006 menurun menjadi 545 pada 2011.

Ada Beberapa Solusi/Pencapaian

  1. Pada tahun 2007, United Nations Population Fund (UNFPA) berkolaborasi dengan pemerintah Nigeria (Kementerian Kesehatan Perempuan dan Perlindungan Anak) dengan membangun sebuah strategi untuk mengatasi hambatan sosial budaya dalam penggunaan layanan kesehatan reproduksi yaitu dengan mendirikan Ecole des Maris (EDM, Husbands School) yang bertujuan untuk :
    - Mengikutsertakan laki - laki dalam mempromosikan kesehatan reproduksi
    - Memfasilitasi perubahan perilaku positif di tingkat masyarakat oleh para suami, yang menjadi agen perubahan dan mempromosikan dialog bersama oleh pasangan suami istri dalam keluarga
  2. EDM adalah jaringan yang memberikan pelatihan kepada suami sebagai seorang role model dalam keluarga (pemimpin), di mana sekolah ini terdiri dari 12 kelompok relawan suami yang sama/sebaya dan juga dalam sekolah ini tidak ada yang namanya hirarki
  3. Setiap sekolah melekat pada pusat kesehatan di daerah yang paling rentan, di mana reproduksi menjadi indikator kesehatan
  4. Para relawan tersebut secara rutin melakukan pertemuan untuk berdiskusi dan menawarkan solusi demi mencapai akses yang lebih baik ke layanan kesehatan untuk wanita dan anak - anak.

Pencapaian pada tahun 2014

  • Suami menjadi Role Models :
    - EDM Members membangun kebiasaan positive
    - Suami - suami mengaku model suami yang di tunjukan dan membuat mereka lebih sensitif terhadap isu gender
    - Perubahan positif dalam penggunaan pelayanan kesehatan reproduktif
  • Advokasi kesehatan reproduksi terhadap tokoh masyarakat
    - Anggota EDM menganjurkan secara terus menerus dengan tokoh adat
    - Sesi sensitisasi di lakukan dengan suami - suami di dareah dan desa tentang isu tersebut untuk di selesaikan
  • Perubahan menjadi kebiasaan positif antara pria dan wanita
    - Di buka dialog antar pasangan
    - Pria lebih mengerti perihal kesehatan wanita
    - Pemimpin EDM, religius, adat membangun hubungan yang harmonis
    - Terbuat kebijakan yang melarang melahirkan di rumah
Yang Mensponsori : UNFPA, Danish International Development Agency, European Union, Spain

Nama Anggota Kelompok : 
  • Uswatun Hasanah Nasution
  • Muhammad Qadri Jakfar
  • Azwar Amar Ma'ruf